• Tulis Teks yang akan ditampilkan disini
  • Tulis Teks yang akan ditampilkan disini
  • Tulis Teks yang akan ditampilkan disini

Kamis, 07 Januari 2010

Gelar Pahlawan Terlalu Kecil buat Gus Dur

2847747pJOMBANG, patrolpost.com — Rencana pemberian gelar pahlawan nasional bagi KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur beroleh reaksi dari kalangan sahabat Presiden ke-4 RI itu. Salah seorang sahabat Gus Dur, Kurt Rinck, Rabu (6/1/2010), menyatakan, gelar pahlawan nasional tidak cukup untuk menggambarkan kemampuan dan jasa Gus Dur yanga luar biasa.

"Saya tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk Gus Dur. Ia sungguh luar biasa," kata Kurt yang berasal dari Jerman itu.

Kurt yang juga seorang guru spiritual itu, pertama kali mengenal Gus Dur pada 2002. Kurt pernah sangat intens belajar dari Gus Dur pada periode 2006-2007 dan bertemu dengan Gus Dur hingga lima hari dalam seminggu selama periode tahun itu.

"Pertama kali saya bertemu Gus Dur, saya adalah orang yang sangat arogan. Gus Dur menyerap arogansi saya itu dan pelan-pelan mengubah saya," kata Kurt sembari terisak. >kompas
»»  read more

Indonesian Idol 2010, Sudah 40 Ribu Pendaftar Online

SdSZLnqzwtJAKARTA - Patrolpost.comIndonesian Idol kembali lagi. Tercatat, sudah 40 ribu orang mendaftar secara online lewat situs www.indonesianidol.com.

Menurut Vice President, Indra Yudhistira, Indonesian Idol 2010 akan menampilkan sesuatu yang baru. Selain melahirkan bintang, Idol bertekad akan melahirkan superstar.

“Makanya kita ingin mencetak bintang yang juga menjadi superstar. Di beberapa negara juga memiliki juri-juri baru,” kata dia saat menggelar jumpa pers di Hard Rock Cafe, Plaza EX, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2009).

Beberapa tahun lalu, Indonesian Idol diikuti sekira 24 ribu peserta saja. Indra optimis jika Indonesian Idol season ini akan dibanjiri 80 ribu peserta.

“Sejak kemarin peserta yang mendaftar secara online sudah ada 40 ribu, itu belum yang melalui pendaftaran secara langsung. Jadi peningkatan peserta tahun ini sepertinya hampir cukup tajam,” papar Indra.

Sementara itu, Programming Director RCTI Harsiwi Achmad menambahkan, selama setahun Indonesian Idol tidak ada. Pihak Indonesian Idol pun merenungi dan mengevaluasi program yang telah dimulai sejak 2004 lalu.

“Survei, riset, ngobrol dengan industri musik, televisi, dan hiburan. Akhirnya kita menemukan fakta, Indonesian Idol sebuah magnet yang luar biasa bagi peserta atau penonton,” ungkapnya.

Harsiwi mengatakan masyarakat ingin melihat bintang baru muncul. “Dari seorang yang bukan siapa-siapa menjadi superstar. Indonesian Idol merupakan ajang yang terbuka buat siapapun,” paparnya.
(nov).okezone
»»  read more

Rabu, 06 Januari 2010

Gus Dur Pejuang Demokrasi Abad Ini

2302253pJakartra. -patrolpost.comKetua Komisi I DPR Kemal Stamboel Azis menilai, Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tergolong tokoh besar dunia, bahkan merupakan pejuang demokrasi terbesar abad ini.

Dia mengatakan itu di Jakarta, Rabu (6/1/2010), merespons banyaknya dukungan berbagai pihak (individu ataupun organisasi) agar Gus Dur dianugerahi gelar pahlawan nasional.

"Saya rasa, sangat wajar jika rakyat ramai-ramai mengusulkan gelar itu kepada beliau. Sebab, dalam segala keterbatasan fisiknya, Gus Dur telah menunjukkan semangat yang luar biasa untuk memimpin bangsa dan terus membuahkan pemikiran-pemikiran yang merangsang kita untuk berpikir demi bangsa semata," ujarnya.

Bagi Kemal Stamboel Azis, kepergian Gus Dur itu benar-benar merupakan sebuah kehilangan. "Yakni, kita kehilangan seorang pejuang demokrasi terbesar yang lahir di dunia ini," ujarnya.

Gus Dur di mata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu benar-benar patut diteladani dalam banyak hal, terutama komitmennya terhadap kebangsaan Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

"Selamat jalan pemimpin... Gus Dur.... Kita kehilangan pemimpin yang sangat berjiwa besar, sangat merakyat, sederhana, apa adanya, tetapi menyentuh hati rakyat Indonesia. Doa kami untuk beliau...," katanya. sumber kompas.com
»»  read more

Pesantren Darussalam Eretan Indramayu

Pondok-Pesantren-Darussalam-Eretan-kulon-300x225

Pondok Pesantren Darussalam terletak disebelah barat Kabupaten Indramayu. Berdiri diatas tanah seluas 90.000 m2 (9 ha). Keberadaannya pada lokasi yang sangat strategis ditepi jalan Pantura, sangat mudah dijangkau dari berbagai wilayah.

Sesuai dengan perkembangan zaman, dimana pola garapan dan pengembangan pendidikan memadukan keseimbangan antara Iman dan taqwa (IMTAQ) dan Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK), Pon-Pes Darussalam berkembang dengan target menghasilkan lulusan yang memiliki keimanan yang memadai serta ilmu pengetahuan yang luas, sehingga untuk mempercepat tercapainya target tersebut dilokasi Pon-Pes Darussalam dibuat pendidikan formal dan non formal swasta dibawah naungan Departemen Pendidikan Nasional.

Yayasan Darussalam berdiri tahun 2001 disahkan oleh notaris Wiyono Martono, SH. Pada tanggal 15 September 2000 dengan nomor 8 (terlampir) dan terjadi perubahan kepengurusan serta pengembangan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam pada tanggal 21 Mei 2001 nomor 11.



Pada saat ini tingkat kerawanan di wilayah Kabupaten Indramayu bertambah meningkat, hal ini disebabkan tawuran antar desa, pengangguran serta kurangnya pembinaan mental dan spiritual yang berkesinambungan. Untuk hal itu Pondok Pesantren Darussalam berusaha lebih meningkatkan perannya dalam mendidik dan membina masyarakat melalui santri-santri yang akan dipersiapkan untuk terjun ditengah-tengah masyarakat.

Pada hakekatnya Pondok Pesantren Darussalam memiliki akses yang nyata terhadap pembangunan mental spiritual dan pemberdayaan potensi yang ada, dan dapat pula dipergunakan sebagai pusat penyebaran informasi, pembinaan serta komunikasi tentang keamanan antara aparat keamanan, Pemda, Ulama dan masyarakat setempat.

Pantai Indramayu sepanjang 117 km serta jalan raya Pantura, merupakan alternatif pendapatan daerah selain pertanian, yaitu bidang kelautan dan perdagangan. Diharapkan pengembangan Pondok Pesantren Darussalam memacu meningkatkan pendapatan masyarakat dibidang perdagangan, pertanian serta meningkatkan efektivitas pembudidayaan perikanan dan kelautan.

Masih rendahnya tingkat intelektual serta efektifnya Da’wah Islamiyah dikalangan Petani, Pedagang dan Nelayan disekitar lokasi karena berbagai macam persoalan dan kerasnya pola kehidupan, sehingga perlu dilakukan penanganan secara profesional.
»»  read more

Calon Pengantin Tenggelam di Waduk Indramayu

1849325p
Indramayu - Calon pengantin tewas tenggelam saat mandi di Waduk Bojongsari Indramayu, Selasa (5/1) pukul 04:00 WIB.

Jenazah Indra, 25, warga Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, dua jam kemudian ditemukan tim penyelam di dasar Waduk Bojongsari yang berkedalaman sekitar 4 Meter.


Keterangan di lokasi kejadian menyebutkan, sejak sore korban yang beberapa bulan lagi akan melangsungkan pernikahan, bermain bersama 2 temannya di sekitar waduk.


“Korban asyik ngobrol. Matanya sesekali menatap pemandangan waduk yang airnya tampak tenang,” ujar Edy, 38 saksi mata.


Sekitar pukul 04:00 WIB, Indra mengutarakan ingin mandi. Teman-teman korban awalnya mencegah, namun tak digubris. Indra seperti terburu-buru malah buka baju dan celana.


“Sebelum terjun ke air, dia sempat menitipkan dompet, handphone, kunci sepeda motor serta baju, dan celana. Korban mandi mengenakan kaos dalam serta celana pendek,” kata Edy.


Tanpa sepengetahuan dua temannya, Indra terjun ke air waduk di dekat saluran pipa penyedot PDAM di Blok Kepuh. Tubuh korban, setelah terjun tak timbul lagi.


Dua teman korban cemas, lalu menghubungi warga setempat. Bahkan, warga menghubungi pawang air untuk mencari korban. Bersama warga, tim SAR melakukan pencarian. Dalam waktu 2 jam,tim penyelamat akhirnya berhasil menemukan jasad Indra di dasar waduk.



Warga sekitar menambahkan, lokasi tenggelamnya Indra di Blok Kepuh, sejak dahulu dikenal cukup angker. Warga mengkaitkan tenggelamnya Indra karena mahluk halus, penghuni Blok Kepuh minta tumbal nyawa. (PK)
»»  read more

SMA Negeri 1 Ajtatan Indramayu

Gedung

SMA Negeri 1 Anjatan (sebelumnya SMA Negeri 1 Kandanghaur untuk SMA Negeri Haurgeulis) menerima siswa baru kelas 1 dimulai tahun 1987/1988 sejumlah 3 rombongan belajar dan statusnya swadaya swadana dengan tenaga pengajar 5 orang dan tempat belajar di SMP Negeri 1 Patrol.

Tahun 1988/1989 jumlah rombongan belajar 6 RB (kelas 1 = 3 RB dan kelas 2 = 3 RB) dan tenaga pengajar bertambah 3 orang menjadi 8 orang. Mulai tahun pelajaran 1989/1990, tempat belajar dibagi menjadi 2 yaitu kelas III di SMA Negeri 1 Kandanghaur sedangkan kelas I dan II di SMP Pemda Anjatan.

Pada tahun pelajaran 1990/1991 sampai tahun 1991/1992 KBM Seluruhnya di SMP Pemda Anjatan. pada kurun waktu tersebut stakeholder berupaya agar sekolah memiliki gedung sendiri yang permanen untuk kegiatan belajar mengajar.

Akhirnya pada tahun pelajaran 1992/1993 terwujudlah sekolah memiliki gedung sendiri yang permanen dan berlokasi di Jalan Raya Kopyah Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayuyang penempatannya diresmikan oleh Bupati Indramayu (Bpk. H. Ope Mustofa), dengan kepala sekolah dijabat Kepala SMA Negeri 1 Losarang sekaligus selaku Pmyt SMA Negeri 1 Kandanghaur, kemudian diganti oleh kepala sekolah definitif SMA Negeri 1 Kandanghaur.

Pada tanggal 23 Agustus 1993 status SMA Negeri 1 Anjatan menjadi SMA definitif yang diresmikan oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (saat itu Bapak Wardiman Djoyonegoro) di Teluk Naga Kodya Banten dengan Nomor SK Penegrian : 03313/0/1993. Tenaga tetap saat itu berjumlah 21 Orang dan Jumlah siswa 720 orang.

Pada tahun pelajaran 2008/2009 SMA Negeri 1 Anjatan menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN) dengan dibentuknya kelas unggulan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Selanjutnya dalam rangka pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan pada tahun pelajara 2009/2010 dibangun 7 lokal belajar baru untuk menapung siswa sebanyak 976 siswa untuk melanjutkan program peningkatan mutu, selain akan dilengkapi infrastruktur penunjang belajar antara lain Laptop dan Lab. IPA juga dibuat 10 Kebijakan Kepala Sekolah tentang program peningkatan mutu. Kesemuanya itu untuk mengimplementasikan SMA Negeri 1 Anjatan menuju Rintisan Sekolah Internasional pada tahun 2012

Dengan tekad dan komitmen bersama segenap warga sekolah, SMA Negeri 1 Anjatan akan berusaha secara maksimal sehingga akan mencapai target nasional menjadikan SMAN 1 Anjatan sebagai Sekolah Standar Nasional bahkan Sekolah Bertaraf Internasional. Untuk itu kami mohon dukungan dari semua pihak terutama Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, Komite Sekolah dan Orang tua.

Besar harapan kami, agar website ini dapat termanfaatkan untuk peningkatan mutu SMA Negeri 1 Anjatan. Guru-guru dapat memanfaatkannya sebagai media pembelajaran dan komunikasi dan para siswa dapat menggunakannya untuk pengembangan diri dan pengayaan materi pembelajaran. Dan juga kepada para alumni SMA Negeri 1 Anjatan diharapkan partisipasinya dalam memberikan sumbang saran dan komunikasi yang kondusif dan konstruktif dengan pihak sekolah.

»»  read more

Daniel Terpilih Sebagai Ketua DPD Golkar 2009-2015

DanielzINDRAMAYU – Setelah melalui pemilihan yang sangat demokratis dan menegangkan, H Daniel Mutaqien Syafiuddin ST akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Indramayu periode 2009-2015, dalam Musda VIII yang berlangsung di Aula Wisma Haji, Selasa (5/1).

Melalui voting untuk menentukan Ketua DPD, Daniel akhirnya unggul atas pesaingnya H Uryanto Hadi SH SE dengan meraih 20 dari 34 hak suara. Sedangkan Uryanto Hadi di luar prediksi mampu mendapatkan suara yang cukup signifikan, yaitu 14 suara.
Meski Daniel unggul, namun dalam penghitungan suara sempat terjadi ketegangan. Ayah Daniel, Bupati Indramayu DR H Irianto MS Syafiuddin (Yance) terlihat tegang dan beberapa kali beranjak dari tempat duduknya ke luar ruangan. Hal ini terjadi karena di luar dugaan Uryanto mampu melakukan perlawanan.
Bahkan, suara Uryanto sempat mengimbangi perolehan Ketua Pemuda Pancasila Indramayu ini. Selisih tipis terjadi ketika Daniel memperoleh 13 suara dan Uryanto 12 suara. Namun perolehen suara Uryanto akhirnya terkunci di angka 14. Sorak sorai pendukung Daniel yang sebagian besar adalah anggota Pemuda Pancasila langsung memecah ketegangan ketika Daniel mampu meraih 18 suara (50% + 1) hingga berakhir di angka 20.
Meski kalah, Uryanto terlihat legowo. Mantan Ketua Gapensi Indramayu ini bahkan langsung bersalaman dan memeluk Daniel begitu penghitungan suara usai. Perolehan suara Daniel juga mengindikasikan kalau sejumlah PK mengalihkan suaranya kepada Uryanto. Sebab sehari sebelumnya, kubu tim sukses Daniel mengklaim telah mendapat dukungan 23 dari 31 PK yang ada. Kalau ini solid, tentunya suara yang diperoleh Daniel diprediksi bisa mencapai 26. Yaitu 23 suara PK ditambah 1 suara dari organisasi sayap, 1 suara dari organisasi yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar, serta 1 suara DPD Golkar Jawa Barat.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, DR H Irianto MS Syafiuddin, pada kesempatan itu glmenyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Daniel. Ia berpesan kepada ketua terpilih agar segera menyusun kepengurusan serta program kerja yang jelas. Apalagi di Indramayu akan menghadapi momen penting, yaitu pemilihan kepala daerah (pilkada) 2010. Ini tentu akan menjadi ujian pertama bagi Daniel yang merupakan kader muda potensial.
“Tugas Golkar ke depan akan semakin berat. Untuk itulah harus terus menjaga soliditas dan solidaritas serta kebersamaan di tubuh Partai Golkar,” tandas Yance.
Yance juga merasa bangga dengan figur Uryanto Hadi yang bersedia maju sebagai calon ketua, dengan motivasi ingin demokrasi benar-benar berjalan pada musda VIII ini. Dalam pemilihan Ketua DPD PG ini, kata Yance, bukan persoalan menang atau kalah, tapi sebuah proses demokrasi yang harus terbangun dengan baik.
“Saya merasa bangga dengan proses pemilihan ketua yang berjalan sangat demokratis. Meskipun diwarnai perdebatan, tapi tetap kondusif dan kebersamaan bisa terbangun. Ini membuktikan kader golkar di Indramayu sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi,” ujar Yance.
Sementara ketua terpilih, Daniel Mutaqien, pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPD Partai Golkar Indramayu. Meskipun demikian, ia juga mohon dukungan maupun bimbingan dari pengurus serta kader Partai Golkar dalam rangka terus membesarkan partai berlambang beringin ini.
“Terus terang saya sendiri tidaklah ada apa-apanya tapa dukungan orang lain. Saya mohon petunjuk maupun bimbingan, terutama dari para senior, untuk bersama-sama berjuang membesarkan Partai Golkar,” tandas anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ini.
Salah seorang pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat, Hj Ganiwati SH mengatakan, terpilihnya Daniel Muttaqien secara demokratis merupakan bukti kalau Partai Golkar memang merupakan partai yang sudah sangat dewasa. Apalagi musda di Indramayu ini berlangsung sangat demokratis, aman dan lancar. Ia juga berharap Golkar Indramayu akan semakin besar di bawah kepemimpinan Daniel. (oet/mak)
»»  read more
 

Recent Post

Pendukung

Powered By Blogger

Iklan

Status Rank

Iklan