Kamis, 07 Januari 2010

Gelar Pahlawan Terlalu Kecil buat Gus Dur

2847747pJOMBANG, patrolpost.com — Rencana pemberian gelar pahlawan nasional bagi KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur beroleh reaksi dari kalangan sahabat Presiden ke-4 RI itu. Salah seorang sahabat Gus Dur, Kurt Rinck, Rabu (6/1/2010), menyatakan, gelar pahlawan nasional tidak cukup untuk menggambarkan kemampuan dan jasa Gus Dur yanga luar biasa.

"Saya tidak bisa menemukan kata-kata yang tepat untuk Gus Dur. Ia sungguh luar biasa," kata Kurt yang berasal dari Jerman itu.

Kurt yang juga seorang guru spiritual itu, pertama kali mengenal Gus Dur pada 2002. Kurt pernah sangat intens belajar dari Gus Dur pada periode 2006-2007 dan bertemu dengan Gus Dur hingga lima hari dalam seminggu selama periode tahun itu.

"Pertama kali saya bertemu Gus Dur, saya adalah orang yang sangat arogan. Gus Dur menyerap arogansi saya itu dan pelan-pelan mengubah saya," kata Kurt sembari terisak. >kompas
»»  read more

Indonesian Idol 2010, Sudah 40 Ribu Pendaftar Online

SdSZLnqzwtJAKARTA - Patrolpost.comIndonesian Idol kembali lagi. Tercatat, sudah 40 ribu orang mendaftar secara online lewat situs www.indonesianidol.com.

Menurut Vice President, Indra Yudhistira, Indonesian Idol 2010 akan menampilkan sesuatu yang baru. Selain melahirkan bintang, Idol bertekad akan melahirkan superstar.

“Makanya kita ingin mencetak bintang yang juga menjadi superstar. Di beberapa negara juga memiliki juri-juri baru,” kata dia saat menggelar jumpa pers di Hard Rock Cafe, Plaza EX, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2009).

Beberapa tahun lalu, Indonesian Idol diikuti sekira 24 ribu peserta saja. Indra optimis jika Indonesian Idol season ini akan dibanjiri 80 ribu peserta.

“Sejak kemarin peserta yang mendaftar secara online sudah ada 40 ribu, itu belum yang melalui pendaftaran secara langsung. Jadi peningkatan peserta tahun ini sepertinya hampir cukup tajam,” papar Indra.

Sementara itu, Programming Director RCTI Harsiwi Achmad menambahkan, selama setahun Indonesian Idol tidak ada. Pihak Indonesian Idol pun merenungi dan mengevaluasi program yang telah dimulai sejak 2004 lalu.

“Survei, riset, ngobrol dengan industri musik, televisi, dan hiburan. Akhirnya kita menemukan fakta, Indonesian Idol sebuah magnet yang luar biasa bagi peserta atau penonton,” ungkapnya.

Harsiwi mengatakan masyarakat ingin melihat bintang baru muncul. “Dari seorang yang bukan siapa-siapa menjadi superstar. Indonesian Idol merupakan ajang yang terbuka buat siapapun,” paparnya.
(nov).okezone
»»  read more

Rabu, 06 Januari 2010

Gus Dur Pejuang Demokrasi Abad Ini

2302253pJakartra. -patrolpost.comKetua Komisi I DPR Kemal Stamboel Azis menilai, Presiden ke-4 Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) tergolong tokoh besar dunia, bahkan merupakan pejuang demokrasi terbesar abad ini.

Dia mengatakan itu di Jakarta, Rabu (6/1/2010), merespons banyaknya dukungan berbagai pihak (individu ataupun organisasi) agar Gus Dur dianugerahi gelar pahlawan nasional.

"Saya rasa, sangat wajar jika rakyat ramai-ramai mengusulkan gelar itu kepada beliau. Sebab, dalam segala keterbatasan fisiknya, Gus Dur telah menunjukkan semangat yang luar biasa untuk memimpin bangsa dan terus membuahkan pemikiran-pemikiran yang merangsang kita untuk berpikir demi bangsa semata," ujarnya.

Bagi Kemal Stamboel Azis, kepergian Gus Dur itu benar-benar merupakan sebuah kehilangan. "Yakni, kita kehilangan seorang pejuang demokrasi terbesar yang lahir di dunia ini," ujarnya.

Gus Dur di mata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu benar-benar patut diteladani dalam banyak hal, terutama komitmennya terhadap kebangsaan Indonesia berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945.

"Selamat jalan pemimpin... Gus Dur.... Kita kehilangan pemimpin yang sangat berjiwa besar, sangat merakyat, sederhana, apa adanya, tetapi menyentuh hati rakyat Indonesia. Doa kami untuk beliau...," katanya. sumber kompas.com
»»  read more

Pesantren Darussalam Eretan Indramayu

Pondok-Pesantren-Darussalam-Eretan-kulon-300x225

Pondok Pesantren Darussalam terletak disebelah barat Kabupaten Indramayu. Berdiri diatas tanah seluas 90.000 m2 (9 ha). Keberadaannya pada lokasi yang sangat strategis ditepi jalan Pantura, sangat mudah dijangkau dari berbagai wilayah.

Sesuai dengan perkembangan zaman, dimana pola garapan dan pengembangan pendidikan memadukan keseimbangan antara Iman dan taqwa (IMTAQ) dan Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK), Pon-Pes Darussalam berkembang dengan target menghasilkan lulusan yang memiliki keimanan yang memadai serta ilmu pengetahuan yang luas, sehingga untuk mempercepat tercapainya target tersebut dilokasi Pon-Pes Darussalam dibuat pendidikan formal dan non formal swasta dibawah naungan Departemen Pendidikan Nasional.

Yayasan Darussalam berdiri tahun 2001 disahkan oleh notaris Wiyono Martono, SH. Pada tanggal 15 September 2000 dengan nomor 8 (terlampir) dan terjadi perubahan kepengurusan serta pengembangan Yayasan Pondok Pesantren Darussalam pada tanggal 21 Mei 2001 nomor 11.



Pada saat ini tingkat kerawanan di wilayah Kabupaten Indramayu bertambah meningkat, hal ini disebabkan tawuran antar desa, pengangguran serta kurangnya pembinaan mental dan spiritual yang berkesinambungan. Untuk hal itu Pondok Pesantren Darussalam berusaha lebih meningkatkan perannya dalam mendidik dan membina masyarakat melalui santri-santri yang akan dipersiapkan untuk terjun ditengah-tengah masyarakat.

Pada hakekatnya Pondok Pesantren Darussalam memiliki akses yang nyata terhadap pembangunan mental spiritual dan pemberdayaan potensi yang ada, dan dapat pula dipergunakan sebagai pusat penyebaran informasi, pembinaan serta komunikasi tentang keamanan antara aparat keamanan, Pemda, Ulama dan masyarakat setempat.

Pantai Indramayu sepanjang 117 km serta jalan raya Pantura, merupakan alternatif pendapatan daerah selain pertanian, yaitu bidang kelautan dan perdagangan. Diharapkan pengembangan Pondok Pesantren Darussalam memacu meningkatkan pendapatan masyarakat dibidang perdagangan, pertanian serta meningkatkan efektivitas pembudidayaan perikanan dan kelautan.

Masih rendahnya tingkat intelektual serta efektifnya Da’wah Islamiyah dikalangan Petani, Pedagang dan Nelayan disekitar lokasi karena berbagai macam persoalan dan kerasnya pola kehidupan, sehingga perlu dilakukan penanganan secara profesional.
»»  read more

Calon Pengantin Tenggelam di Waduk Indramayu

1849325p
Indramayu - Calon pengantin tewas tenggelam saat mandi di Waduk Bojongsari Indramayu, Selasa (5/1) pukul 04:00 WIB.

Jenazah Indra, 25, warga Desa Singajaya, Kecamatan Indramayu, dua jam kemudian ditemukan tim penyelam di dasar Waduk Bojongsari yang berkedalaman sekitar 4 Meter.


Keterangan di lokasi kejadian menyebutkan, sejak sore korban yang beberapa bulan lagi akan melangsungkan pernikahan, bermain bersama 2 temannya di sekitar waduk.


“Korban asyik ngobrol. Matanya sesekali menatap pemandangan waduk yang airnya tampak tenang,” ujar Edy, 38 saksi mata.


Sekitar pukul 04:00 WIB, Indra mengutarakan ingin mandi. Teman-teman korban awalnya mencegah, namun tak digubris. Indra seperti terburu-buru malah buka baju dan celana.


“Sebelum terjun ke air, dia sempat menitipkan dompet, handphone, kunci sepeda motor serta baju, dan celana. Korban mandi mengenakan kaos dalam serta celana pendek,” kata Edy.


Tanpa sepengetahuan dua temannya, Indra terjun ke air waduk di dekat saluran pipa penyedot PDAM di Blok Kepuh. Tubuh korban, setelah terjun tak timbul lagi.


Dua teman korban cemas, lalu menghubungi warga setempat. Bahkan, warga menghubungi pawang air untuk mencari korban. Bersama warga, tim SAR melakukan pencarian. Dalam waktu 2 jam,tim penyelamat akhirnya berhasil menemukan jasad Indra di dasar waduk.



Warga sekitar menambahkan, lokasi tenggelamnya Indra di Blok Kepuh, sejak dahulu dikenal cukup angker. Warga mengkaitkan tenggelamnya Indra karena mahluk halus, penghuni Blok Kepuh minta tumbal nyawa. (PK)
»»  read more

SMA Negeri 1 Ajtatan Indramayu

Gedung

SMA Negeri 1 Anjatan (sebelumnya SMA Negeri 1 Kandanghaur untuk SMA Negeri Haurgeulis) menerima siswa baru kelas 1 dimulai tahun 1987/1988 sejumlah 3 rombongan belajar dan statusnya swadaya swadana dengan tenaga pengajar 5 orang dan tempat belajar di SMP Negeri 1 Patrol.

Tahun 1988/1989 jumlah rombongan belajar 6 RB (kelas 1 = 3 RB dan kelas 2 = 3 RB) dan tenaga pengajar bertambah 3 orang menjadi 8 orang. Mulai tahun pelajaran 1989/1990, tempat belajar dibagi menjadi 2 yaitu kelas III di SMA Negeri 1 Kandanghaur sedangkan kelas I dan II di SMP Pemda Anjatan.

Pada tahun pelajaran 1990/1991 sampai tahun 1991/1992 KBM Seluruhnya di SMP Pemda Anjatan. pada kurun waktu tersebut stakeholder berupaya agar sekolah memiliki gedung sendiri yang permanen untuk kegiatan belajar mengajar.

Akhirnya pada tahun pelajaran 1992/1993 terwujudlah sekolah memiliki gedung sendiri yang permanen dan berlokasi di Jalan Raya Kopyah Kecamatan Anjatan Kabupaten Indramayuyang penempatannya diresmikan oleh Bupati Indramayu (Bpk. H. Ope Mustofa), dengan kepala sekolah dijabat Kepala SMA Negeri 1 Losarang sekaligus selaku Pmyt SMA Negeri 1 Kandanghaur, kemudian diganti oleh kepala sekolah definitif SMA Negeri 1 Kandanghaur.

Pada tanggal 23 Agustus 1993 status SMA Negeri 1 Anjatan menjadi SMA definitif yang diresmikan oleh Mentri Pendidikan dan Kebudayaan (saat itu Bapak Wardiman Djoyonegoro) di Teluk Naga Kodya Banten dengan Nomor SK Penegrian : 03313/0/1993. Tenaga tetap saat itu berjumlah 21 Orang dan Jumlah siswa 720 orang.

Pada tahun pelajaran 2008/2009 SMA Negeri 1 Anjatan menjadi Sekolah Standar Nasional (SSN) dengan dibentuknya kelas unggulan dalam rangka peningkatan mutu pendidikan. Selanjutnya dalam rangka pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan pada tahun pelajara 2009/2010 dibangun 7 lokal belajar baru untuk menapung siswa sebanyak 976 siswa untuk melanjutkan program peningkatan mutu, selain akan dilengkapi infrastruktur penunjang belajar antara lain Laptop dan Lab. IPA juga dibuat 10 Kebijakan Kepala Sekolah tentang program peningkatan mutu. Kesemuanya itu untuk mengimplementasikan SMA Negeri 1 Anjatan menuju Rintisan Sekolah Internasional pada tahun 2012

Dengan tekad dan komitmen bersama segenap warga sekolah, SMA Negeri 1 Anjatan akan berusaha secara maksimal sehingga akan mencapai target nasional menjadikan SMAN 1 Anjatan sebagai Sekolah Standar Nasional bahkan Sekolah Bertaraf Internasional. Untuk itu kami mohon dukungan dari semua pihak terutama Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu, Komite Sekolah dan Orang tua.

Besar harapan kami, agar website ini dapat termanfaatkan untuk peningkatan mutu SMA Negeri 1 Anjatan. Guru-guru dapat memanfaatkannya sebagai media pembelajaran dan komunikasi dan para siswa dapat menggunakannya untuk pengembangan diri dan pengayaan materi pembelajaran. Dan juga kepada para alumni SMA Negeri 1 Anjatan diharapkan partisipasinya dalam memberikan sumbang saran dan komunikasi yang kondusif dan konstruktif dengan pihak sekolah.

»»  read more

Daniel Terpilih Sebagai Ketua DPD Golkar 2009-2015

DanielzINDRAMAYU – Setelah melalui pemilihan yang sangat demokratis dan menegangkan, H Daniel Mutaqien Syafiuddin ST akhirnya terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Indramayu periode 2009-2015, dalam Musda VIII yang berlangsung di Aula Wisma Haji, Selasa (5/1).

Melalui voting untuk menentukan Ketua DPD, Daniel akhirnya unggul atas pesaingnya H Uryanto Hadi SH SE dengan meraih 20 dari 34 hak suara. Sedangkan Uryanto Hadi di luar prediksi mampu mendapatkan suara yang cukup signifikan, yaitu 14 suara.
Meski Daniel unggul, namun dalam penghitungan suara sempat terjadi ketegangan. Ayah Daniel, Bupati Indramayu DR H Irianto MS Syafiuddin (Yance) terlihat tegang dan beberapa kali beranjak dari tempat duduknya ke luar ruangan. Hal ini terjadi karena di luar dugaan Uryanto mampu melakukan perlawanan.
Bahkan, suara Uryanto sempat mengimbangi perolehan Ketua Pemuda Pancasila Indramayu ini. Selisih tipis terjadi ketika Daniel memperoleh 13 suara dan Uryanto 12 suara. Namun perolehen suara Uryanto akhirnya terkunci di angka 14. Sorak sorai pendukung Daniel yang sebagian besar adalah anggota Pemuda Pancasila langsung memecah ketegangan ketika Daniel mampu meraih 18 suara (50% + 1) hingga berakhir di angka 20.
Meski kalah, Uryanto terlihat legowo. Mantan Ketua Gapensi Indramayu ini bahkan langsung bersalaman dan memeluk Daniel begitu penghitungan suara usai. Perolehan suara Daniel juga mengindikasikan kalau sejumlah PK mengalihkan suaranya kepada Uryanto. Sebab sehari sebelumnya, kubu tim sukses Daniel mengklaim telah mendapat dukungan 23 dari 31 PK yang ada. Kalau ini solid, tentunya suara yang diperoleh Daniel diprediksi bisa mencapai 26. Yaitu 23 suara PK ditambah 1 suara dari organisasi sayap, 1 suara dari organisasi yang didirikan dan mendirikan Partai Golkar, serta 1 suara DPD Golkar Jawa Barat.
Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, DR H Irianto MS Syafiuddin, pada kesempatan itu glmenyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Daniel. Ia berpesan kepada ketua terpilih agar segera menyusun kepengurusan serta program kerja yang jelas. Apalagi di Indramayu akan menghadapi momen penting, yaitu pemilihan kepala daerah (pilkada) 2010. Ini tentu akan menjadi ujian pertama bagi Daniel yang merupakan kader muda potensial.
“Tugas Golkar ke depan akan semakin berat. Untuk itulah harus terus menjaga soliditas dan solidaritas serta kebersamaan di tubuh Partai Golkar,” tandas Yance.
Yance juga merasa bangga dengan figur Uryanto Hadi yang bersedia maju sebagai calon ketua, dengan motivasi ingin demokrasi benar-benar berjalan pada musda VIII ini. Dalam pemilihan Ketua DPD PG ini, kata Yance, bukan persoalan menang atau kalah, tapi sebuah proses demokrasi yang harus terbangun dengan baik.
“Saya merasa bangga dengan proses pemilihan ketua yang berjalan sangat demokratis. Meskipun diwarnai perdebatan, tapi tetap kondusif dan kebersamaan bisa terbangun. Ini membuktikan kader golkar di Indramayu sudah semakin dewasa dalam berdemokrasi,” ujar Yance.
Sementara ketua terpilih, Daniel Mutaqien, pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPD Partai Golkar Indramayu. Meskipun demikian, ia juga mohon dukungan maupun bimbingan dari pengurus serta kader Partai Golkar dalam rangka terus membesarkan partai berlambang beringin ini.
“Terus terang saya sendiri tidaklah ada apa-apanya tapa dukungan orang lain. Saya mohon petunjuk maupun bimbingan, terutama dari para senior, untuk bersama-sama berjuang membesarkan Partai Golkar,” tandas anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ini.
Salah seorang pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat, Hj Ganiwati SH mengatakan, terpilihnya Daniel Muttaqien secara demokratis merupakan bukti kalau Partai Golkar memang merupakan partai yang sudah sangat dewasa. Apalagi musda di Indramayu ini berlangsung sangat demokratis, aman dan lancar. Ia juga berharap Golkar Indramayu akan semakin besar di bawah kepemimpinan Daniel. (oet/mak)
»»  read more

Galakkan Budaya Mengaji Alquran

KANaDANGHAUR – patrolpost.com Pasca launching Gerakan Cinta Alquran, Pemerintah Kecamatan Kandanghaur terus menggalakkan budaya mengaji bagi seluruh pelajar. Upaya yang dilakukan yaitu mengaplikasikan program-program penunjang peningkatan bidang keagamaan. Diantaranya mengajak kepada seluruh sekolah, baik tingkat SD, SLTP maupun SLTA untuk melaksanakan khotmil Quran atau khataman Alquran, minimal setiap akhir tahun ajaran.
Kemudian, Pemcam Kandanghaur juga merencanakan untuk menggelar lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) tingkat pelajar se-Kecamatan Kandanghaur. “Mewujudkan visi Indramayu Remaja diperlukan langkah strategis yang bisa diimplementasikan oleh semua kalangan, termasuk di dalamnya adalah para pelajar sebagai generasi penerus daerah,” ujar Camat Kandanghaur Aris Tarmidi SH MSi kepada Radar, Selasa (5/1) di ruang kerjanya.
Dijelaskannya, untuk meningkatkan nilai-nilai religius masyarakat Kecamatan Kandanghaur, juga diusahakan melalui gerakan pemberantasan buta huruf Alquran yang terus dilaksanakan secara komprehensif dengan mengajak berbagai komponen.
Hal lainnya, berdasarkan instruksi Bupati Indramayu H Irianto MS Syafiuddin (Yance), yakni mengaji Alquran selama 15 menit sebelum memulai aktivitas dipekantoran dan belajar di sekolah, juga diaplikasikan secara konsisten.
“Mudah-mudahan dengan dilaksanakannya khataman Alquran maupun lomba MTQ, akan terbentuk generasi muda Qurani yang sholeh dan berakhlaqul karimah yang akan turut serta mewujudkan masyarakat yang religius dan madani,” pungkas Aris. (kho)
»»  read more

Selasa, 05 Januari 2010

Jangan Selewengkan Anggaran

20100106aDIPA 2010 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pengarahan di depan anggota kabinet dan seluruh gubernur sebelum menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun anggaran 2010 di Istana Negara kemarin.

JAKARTA(SI) – Dana APBN yang mengalir ke daerah bertambah besar.Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berharap pemerintah daerah dapat menggunakan dana tersebut dengan patut dan tepat.

”Jangan terjadi pemborosan, apalagi penyimpangan dan penyalahgunaan. Saya yakin Saudara semua setuju bahwa penegakan hukum dan pemberantasan korupsi adalah komitmen kita semua,” ujar Presiden SBY dalam sambutan saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2010 di Istana Negara, Jakarta, kemarin. DIPA 2010 kemarin diserahkan oleh Presiden kepada seluruh kementerian/ lembaga serta para gubernur.Presiden secara simbolis menyerahkan DIPA kepada Departemen Perindustrian dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) selaku pengguna anggaran terbaik.

Selaku pengguna anggaran DIPA 2010 terbesar secara simbolis diserahkan Presiden kepada Menteri Pendidikan Nasional M Nuh dan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro (lihat infografis). Khusus daerah,setelah diterima dari Presiden, para gubernur akan menyerahkan DIPA tersebut kepada satuan kerja di daerah masingmasing, Kamis (7/1). Tahun ini anggaran transfer ke daerah mencapai Rp322,4 triliun, terdiri atas dana perimbangan Rp306,0 triliun,serta dana otonomi khusus dan penyesuaian Rp16,4 triliun. Dana Perimbangan mencakup dana bagi hasil (DBH) Rp81,4 triliun, dana alokasi umum (DAU) Rp203,5 triliun, dan dana alokasi khusus (DAK) Rp21,1 triliun.

Total anggaran transfer ke daerah pada 2010 itu meningkat Rp13,1 triliun dibanding tahun lalu.Dalam APBN Perubahan 2009, dana transfer ke daerah ditetapkan Rp309,3 triliun. Dana itu mencakup DBH Rp73,8 triliun, DAU Rp186,4 triliun, DAK Rp24,8 triliun, serta dana otonomi khusus dan penyesuaian Rp24,3 triliun. Presiden mengatakan, setiap rupiah uang APBN harus dapat dipertanggungjawabkan penggunaannya. Karena itu, Presiden prihatin dengan kasus-kasus penyimpangan penggunaan APBN, terutama di tingkat daerah. Kendati demikian, Presiden juga mengingatkan para penegak hukum dan aparatur pengawasan agar tidak mempermainkan hukum.

Di tangan penegak hukum yang korup, apa yang bengkok dapat menjadi lurus, dan apa yang lurus dapat menjadi bengkok. ”Saya ingin agar praktik mafia hukum dan sebangsanya dapat benarbenar dihentikan,”tandas mantan menko polkam ini. Presiden dalam pidatonya juga kembali menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dengan daerah sebagai penyelenggara pemerintahan secara umum, maupun dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan negara. Melalui penyerahan DIPA 2010, Presiden berharap rakyat dapat mengetahui secara terbuka bahwa anggaran dan program-program pembangunan 2010 telah siap untuk dilaksanakan.

”Untuk itu saya mengajak para pimpinan lembaga negara, para menteri, serta para gubernur untuk meningkatkan pengelolaan anggaran negara dengan lebih transparan, akuntabel, berorientasi pada hasil,”ujarnya. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan,DIPA yang diserahkan antara lain meliputi DIPA sektoral instansi, pusat, dan daerah,serta kementerian lembaga dengan jumlah 13.770 DIPA senilai Rp295,06 triliun. DIPA dekonsentrasi provinsi sejumlah 2.066 DIPA dengan nilai Rp26,86 triliun dan DIPA tugas pembantuan provinsi dan kabupaten/kota sejumlah 2.859 DIPA senilai Rp6,81 triliun.

Berikutnya DIPA dana transfer daerah, yang mulai tahun anggaran 2008 diterbitkan di Jakarta dalam satu DIPA untuk seluruh Indonesia. ”Kami berharap penggunaan DIPA 2010 ini dilakukan tepat waktu, tepat kualitas, dan akuntabel,”ujar Sri Mulyani. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi meminta pemerintah daerah tidak ragu mengelola anggaran demi pembangunan. Menurutnya, aturan pengelolaan keuangan dari pusat ke daerah sudah sangat jelas. ”Sekarang jangan lagi bicara keraguan dalam menjalankan program dan memakai anggaran.

Sebab aturan-aturan hukum, undangundang, sistem pengelolaan keuangan daerah, semua itu sudah ada,”ujarnya. Kendati begitu, mantan gubernur Sumatera Barat ini mengingatkan pejabat daerah agar tidak memiliki niat korupsi dalam menggunakan anggaran. Iktikad untuk tidak korupsi merupakan modal penting yang harus dimiliki kepala daerah. ”Apa pun alasannya, kepala daerah yang menyalahgunakan keuangan daerah akan berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),”lanjut dia. Demi mengurangi penyalahgunaan anggaran di daerah, Mendagri berencana mengeluarkan peraturan menteri untuk memberikan orientasi penggunaan anggaran kepada para kepala daerah yang baru terpilih pada tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

Keberhasilan 2009

Kemarin Presiden SBY kembali menegaskan bahwa keberhasilan pemerintah dalam bidang ekonomi menunjukkan keberhasilan pemerintah dalam bidang lain seperti stabilitas politik, kondisi sosial masyarakat, kepastian hukum, dan keamanan. Presiden mengatakan, tahun 2009 yang disebut sebagai tahun politik dan tahun demokrasi dengan segala dinamikanya itu telah dilalui dengan baik. ”Dalam kondisi itu,biasanya masyarakat kita, juga para pelaku dunia usaha, khawatir perekonomian kita terganggu. Kenyataannya tidak,”ujar Presiden.

Di tengah tantangan dan imbas krisis ekonomi global yang terjadi pemerintah dapat mempertahankan kinerja perekonomian 2009 jauh lebih baik dibandingkan kinerja di banyak negara di dunia. Pertumbuhan ekonomi nasional pada 2009 diperkirakan berada di atas 4% atau di peringkat ketiga tertinggi di negara kelompok G-20. ”Tingkat inflasi, alhamdulillah, hanya 2,78%,suatu angka terendah dalam 10 tahun terakhir.Nilai tukar rupiah ditutup pada tingkat Rp9.400-an per dolar Amerika Serikat atau terjadi apresiasi 15%.Cadangan devisa telah terakumulasi di atas USD65 miliar, tingkat tertinggi yang pernah kita capai,”ungkapnya.

Presiden juga mengapresiasi kinerja APBN Perubahan 2009. Defisit APBN-P 2009 dapat diturunkan menjadi sekitar Rp87 triliun atau 1,6% produk domestik bruto (PDB), lebih rendah dari sasaran awal Rp130 triliun atau 2,4% PDB. Pencapaian ini lebih baik dibanding kinerja di banyak negara lain yang terimbas krisis global. ”Di banyak negara telah terjadi pembengkakan defisit anggaran mencapai 5-10% PDB, dengan tingkat pertumbuhan ekonomi negatif,” tandasnya.

Pemerintah juga mampu menekan pembayaran bunga utang lebih dari Rp15 triliun. Sedangkan penyerapan belanja kementerian dan lembaga mencapai 96%. (rarasati syarief/ mohammad sahlan)sidu
»»  read more

Pasar Patrol

terPatrolpost.com Patrol merupakan tempat yang paling stratgis untuk di jadikan lahan bisnis nomar dua setelah jatibarang,terutama dalam bidang perdagangannya yakni di patrol  indramayu ada sebuah terminal dan dibelakangnya merupakan pusat pasar tradisional yang cukup besar, untuk ruko yang paling depan dekat terminal di isi dengan pedadang pakaian dan kebutuhan sandang dari mulai baju,kaos, tas dan juga alat elektronika samapai conter Hp pun berjejer di sekitar jalan mngelilingi pasar patrol.

Bahan makanan pokok pun pusatnya di pasar patrol, yang nantinya akan dikirim ke wilayah indramayu bahkan sampai ke jakarta, terutama sayuran dan beras asal Pasar Patrol  bayak dikirim di jakarta bahkan di  daerah lainnya.pas

Pasar patrol merupakan aset terbesar pertama bagi pengelola Pasar tradisioanal di Indramayu, tak sedikit setiap bulannya pengelola pasar patrol bayar upeti ke pemkab Indramayu, yang di peroleh dari pembayaran retsibusi dan iuran  bagi penghuni pasar patrol,  setiap harinya penghuni pasar yakni pedagang kaki lima dan ruko - ruko pasar pattrol bisa mencapai Rp.10.000 untuk biaya retsibusi dan iurannya.

Tak jarang sejumlah pedagang kecil bayak mengeluh dengan bayaknya pungutan- pungutan karcis yang di bebankan kepada mereka, Mereka wajib membayar walau barang dagangn mereka belum terjual papar salah seorang penjual di pasar patrol, mereka mengeluh ingin mengadukan masalah ini kepada ini kepada siapa, nasib rakyat masih dibebandak dengan mahalnya pembayaran karcis pasar.

Namun sejauh ini pengelola pasar mengnggap biaya ini merupakan biaya wajib yang dikenakan kepada para pedagang pasar patrol, sebaagian masyarakat patrol mengeluh dengan pelayanan dan fasilitas pasar patrol sangat minim sekali, terutama masalah ketertiban dan masalah kebersihan pasar, mereka berharap kepada pengelola pasar patrol untuk membenahi pasar patrol dengan tertib dan rapih untuk menjaga kebersihan pasar patrol.
»»  read more

Buku Facebook Menjamur di Bandung

bukufacebook285Bandung - Bak cendawan di musim hujan, booming Facebook serta-merta diiringi munculnya banyak buku yang mengulas situs jejaring sosial ini. Di Bandung, misalnya, ada puluhan judul buku yang mengangkat tema serupa.

"Di data kami ada lebih dari 50 judul buku tentang Facebook. Ini seiring dengan semakin populernya Facebook akhir-akhir ini," kata Asep Ishak Wiranta, General Manager Bandung Book Center (BBC) kepada detikINET, Rabu (6/1/2010).

Ditambahkan oleh pria berkacamata ini, popularitas situs jejaring sosial milik Mark Zuckerberg itu ternyata cukup ampuh untuk mendongkrak penjualan buku-buku bertema teknologi informasi (IT) lainnya di Pasar Buku Palasari, Bandung.

"Sekitar 25% penjualan buku-buku IT adalah tentang tutorial jejaring sosial. Dan tiap hari pasti ada saja buku yang terjual tentang Facebook," ungkapnya.

Maraknya penjualan buku tentang Facebook juga membuat banyak penerbit lain ikut latah merilis buku tentang Facebook. Jumlahnya yang kini tercatat ada belasan penerbit buku.  sumber detik.com

»»  read more

Dzikir Bersama Muspida Indramayu

»»  read more

Pemkab Bangun Jembatan Darurat Di Gantar

imagesGANTAR - Pasca robohnya jembatan Mbah Jebor di tengah waduk Cipancuh akibat diterjang luapan banjir sepekan lalu, Pemkab Indramayu melalui PU Dinas Bina Marga setempat langsung membangun jembatan darurat atau sementara di lokasi tersebut. Langkah ini ditempuh agar jalur transportasi penduduk Desa Situraja, Kecamatan Gantar ke beberapa desa tetangga yang sempat putus total, bisa kembali terhubung.

Pantauan Radar, jembatan bambu sepanjang 25 meter dan lebar 2 meter itu, hanya diperuntukkan untuk membantu lalu lintas para pejalan kaki dan pengendara roda dua. Sedangkan untuk kendaraan besar tetap dialihkan ke jalan alternatif lain. Selain digunakan masyarakat umum, jembatan darurat ini, juga menjadi jalur utama bagi para pelajar yang bersekolah di kota Kecamatan Gantar dan Haurgeulis.
Kabid Jembatan Dinas PU Bina Marga, Suwenda A mengatakan, jembatan darurat dibangun agar tidak berpengaruh pada kehidupan masyarakat, terutama aktifitas ekonomi dan sosial. Proses pembangunan sudah dimulai sejak tiga hari pasca ambrolnya jembatan Mbah Jebor. “Ini hanya bersifat sementara. Insya Allah, awal tahun depan jembatan permanen segera dibangun,” ujarnya.
Namun, Suwenda belum berani memastikan waktu pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan waduk Cipancuh akan direalisasikan. “Ada beberapa tahapan yang harus dilalui, termasuk di dalamnya dilakukan tender untuk menetapkan siapa pelaksana pembangunannya,” jelas dia.
Rencananya, dibutuhkan biaya sebesar Rp650 juta untuk membangun jembatan yang baru. Pasalnya, konstruksi jembatan baru lebih panjang sekitar 24 meter dari sebelumnya yang hanya 12 meter dengan lebar tetap 5 meter. Panjangnya jembatan, lantaran badan jalan yang lama habis tergerus air.
Sementara itu, tokoh masyarakat setempat, Wargi (45) menyarankan agar pembangunan jembatan pengganti dibuat dengan kontruksi yang kuat serta tahan bencana. Dinas PU Bina Marga nantinya harus tetap mengawasi dan memantau pelaksanaan pembangunan jembatan permanen oleh kontraktor. Sebab dikhawatirkan pembangunan jembatan dibuat asal-asalan.
“Karena sudah bukan rahasia umum, banyak pelaksana proyek hanya mencari untung. Sementara kualitas pekerjaan jauh dari harapan. Jadi, jangan sampai pembangunan jembatan yang baru mudah rusak. Ini jelas yang rugi masyarakat,” tandasnya. (kho)
»»  read more

Dedi Wahidi Calon Kuat Ketua PKB Jabar

imagesBINDRAMAYU – Setelah suskes menjadi Ketua PWNU Jawa Barat dan terpilih sebagai anggota DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Dedi Wahidi SPd kini berpeluang menjadi Ketua DPW PKB Jawa Barat. Kalau ini menjadi kenyataan, tentunya hal ini sangat menarik. Sebab sebelumnya Bupati DR H Irianto MS Syafiuddin (Yance) juga sukses terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat.

Peluang Dedi Wahidi untuk memimpin DPW PKB Jawa Barat memang cukup besar. Menurut Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat, Wari Maulana, Wahidi adalah orang yang tepat untuk memimpin dan mengembalikan kejayaan PKB Jabar di kancah politik. Wari menuturkan, Wahidi memiliki kemampuan kerja serta teladan yang bagus pula, yaitu sebagai orang yang cukup sabar.
Ia menyatakan optimis kalau Wahidi akan mendapat dukungan dari mayoritas DPC PKB di Jawa Barat. Sebab Wahidi sebelumnya juga sudah sempat terpilih sebagai Ketua DPW PKB Jawa Barat, meskipun belum sempat mendapatkan SK. Pertama adalah saat Mukerwil PKB di Cirebon tahu 2005, dimana Dedi Wahidi terpilih sebagai Ketua DPW PKB, namun belum sempat mendapatkan SK. Kemudian pada 2006 saat Mukerwil di Purwakarta, Wahidi kembali terpilih sebagai Ketua DPW PKB secara aklamasi. Namun saat itu dirinya memilih untuk mundur dari PKB, dan kemudian terpilih menjadi Ketua PWNU Jawa Barat.
“Melihat peta politik PKB di Jawa Barat, saya optimis pak Wahidi masih mendapat dukungan mayoritas. Apalagi beliau saat ini menjadi anggota DPR RI,” tandas Wari.
Sementara itu Dedi Wahidi saat dikonfirmasi mengenai wacana tersebut menangggapi dengan santai. Menurutnya, kalau memang mendapat amanat dari warga PKB Jawa Barat, tentunya akan dipertimbangkan. Meskipun demikian, Wahidi mengakui kalau tugas untuk memimpin PKB Jabar sangatlah berat. Karena dalam pemilu legislatif 2009 lalu, PKB mengalami penurunan drastis dalam perolehan kursi DPRD Jawa Barat, yaitu dari 7 menjadi hanya 2 kursi.
“Ini tentunya menjadi sebuah tantangan yang cukup berat, yaitu bagaimana mengembalikan kursi PKB yang sempat hilang,” tandasnya. Ketika disinggung tentang sikap PKB dalam Pilkada Indramayu 2010, Wahidi mengatakan bahwa untuk masalah pilkada biarlah menjadi urusan DPC PKB Indramayu. (oet)radar
»»  read more

Mahasiswa Desak Bupati Batalkan Kenaikan Tarif PDAM

Mahasiswa_IndramayuIndramayu - Ratusan mahasiswa di Indramayu desak bupati mencabut perbup (Peraturan Bupati) yang menjadi dasar hukum atau bemper direksi PDAM menaikkan tarif air minum yang berlaku sejak Oktober 2009, dinilai terlalu mahal..

Alasan pencabutan perbup itu, diungkap ratusan mahasiswa dalam unjuk rasa menentang perbup tentang kenaikkan tarif air PDAM yang digelar di gedung DPRD, Pemkab Indramayu, Senin (2/1).


Aksi unjuk rasa ratusan mahasiswa menarik perhatian masyarakat Kota Indramayu. Mengetahui mahasiswa demo membela kepentingan rakyat kecil, masyarakat di Kota Indramayu spontan nuraninya terpanggil untuk bergabung dan mendukung aksi mahasiswa itu.


Menurut mahasiswa, perbup tentang kenaikan tarif air PDAM itu merupakan kebijakan yang tidak populis. Dampaknya jelas menurunkan kepercayaan masyarakat, terhadap penyelenggaraan pemerintahan yang sedang berjalan.


“Sudah sewajarnya, perbup tentang kenaikan tarif air PDAM itu dicabut, Karena pengaruhnya menyengsarakan masyarakat,” ujar mahasiswa.


Aksi unjuk rasa mahasiswa Indramayu itu, digelar untuk yang kesekian kalinya. Sebelumnya, ratusan mahasiwa sepertinya tak pernah kenal lelah berunjuk rasa, menuntut bupati mencabut perbup kenaikan tarif air PDAM. Namun agaknya, aspirasi ratusan mahasiswa itu hanya dicuekin. Bahkan dianggap angin lalu saja.


“Kami akan tetap berunjuk rasa sampai perbup yang sangat memberatkan masyarakat itu dicabut atau dibatalkan,” kata mahasiswa.



Sementara itu, ibu-ibu rumah tangga dijumpai Pos Kota mengemukakan, sebelum naiknya tarif air PDAM, membayar rekening air bersih berkisar Rp 90 ribu sampai Rp 130 ribu sebulan. Tapi setelah tarif naik, berlaku sejak Oktober 2009, meroket menjadi Rp 150 ribu bahkan tembus Rp 200 ribu sebulan,” ujarnya. (PK)
»»  read more

Ambruknya Bangunan Akper Diselidiki Pemkab Indramayu

halaman depan akperIndramayu - Sejumlah aparat, mulai menyelidiki penyebab ambruknya atap bangunanAkademi Perawat ( Akper) Pemkab Indramayu yang dibangun menggunakan konstruksi baja ringan, Senin (4/1).

Kabid Pengawasan Bangunan Dinas Cipta Karya Kabupaten Indramayu, Moch. Amir dijumpai Pos Kota, Senin (4/1) mengemukakan, ambruknya atap bangunan asrama Akper Pemkab Indramayu itu kemungkinan disebabkan karena beban air yang menyerap pada genteng tanah liat yang dipakai penutup atap bangunan itu.


Menurut Amir, atap bangunan Akper Pemkab Indramayu itu ambruk saat terjadi hujan. Itu artinya beban yang dipikul rangka atap baja ringan semakin berat. Genteng sebagai penutup atap itu menyerap air hujan sehingga bebannya tambah berat.


Lanjut Amir, ketebalan material rangka baja ringan ikut menentukan,sesuai standar yaitu 0,7 hingga 1,0 MM.


Selain ketebalan material, baja ringan harus sesuai standar, pada setiap sudut kuda-kuda harus diberi siku-siku yang dikaitkan ke beton. “Jarak pemasangan kuda-kuda tidak boleh terlalu renggang. Jaraknya maksimal 1,2 M,” katanya.


“Jika kuda-kuda itu dipasang terlalu renggang, maka rangka baja tidak kuat menahan beban genteng. Apalagi saat terjadi hujan, bebannya makin bertambah.



Pemantauan Pos Kota, Senin (4/1), sejumlah pejabat, seperti Joni dari Dinas Cipta Karya, Suryana dari Bagian Hukum Setda Indramayu, dan instansi terkait mulai diterjunkan ke lokasi menyelidiki ambruknya atap bangunan Akper Pemkab Indramayu yang terjadi Kamis (31/12) pukul 07:00 WIB. (PK)
»»  read more

Angin Puting Beliung Sapu Dua Desa di Indramayu

apb1Indramayu - Bencana angin puting beliung menyapu dua desa di Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, yakni Desa Lelea dan Desa Taman Sari, Selasa (5/1) sekitar pukul 18.00 WIB. Akibat peristiwa itu, tercatat empat unit rumah milik warga ambruk rata dengan tanah dan puluhan lainnya rusak berat maupun ringan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sejumlah warga terpaksa dilarikan ke RSUD Indramayu karena menderita luka-luka akibat tertimpa reruntuhan rumah yang ambruk. Selain itu, warga yang selamat pun hingga kini tidak berani masuk kembali ke dalam rumah. Mereka khawatir terjadi bencana susulan.

Daerah yang mengalami kerusakan paling parah akibat sapuan angin tersebut adalah di Blok Nagrak, Desa Taman Sari. Di tempat itu, jumlah rumah yang rusak parah cukup banyak, termasuk empat diantaranya ambruk.

Salah seorang warga Desa Tamansari, Daripan (45), menuturkan, bencana itu diawali dengan hujan yang mengguyur dengan deras sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, langit pun ditutupi oleh mendung yang sangat gelap. "Suasananya sangat mencekam," tutur Daripan. Daripan mejelaskan, di tengah derasnya hujan, tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari luar rumah. Ternyata, suara tersebut bersumber dari pusaran angin yang sangat kencang.

"Rumah seperti bergoyang dan saya langsung memerintahkan seluruh keluarga lari ke luar rumah," ujar Daripan. Daripan menambahkan, tindakannya itu juga ternyata dilakukan warga lainnya. Dia melihat, warga berlarian karena takut tertimpa bangunan rumah yang ambruk.

Namun, hal tersebut tidak sempat dilakukan oleh salah seorang tetangganya, Lasmi (53). Perempuan yang juga membuka warung di rumahnya itu terluka setelah tertimpa bangunan rumahnya yang ambruk. Tak hanya Lasmi, luka-luka itu juga dialami Danto (19), yang sedang membeli barang di warung milik Lasmi. Anak kandung dari Daripan itu mengalami luka cukup parah akibat reruntuhan bangunan.

"Saya lihat anak saya ada ada di tengah-tengah reruntuhan rumah," kata Daripan. Karenanya, Daripan pun langsung berusaha mengeluarkan Danto dari balik reruntuhan bangunan dengan dibantu sejumlah warga. Akibat luka yang cukup parah, Danto langsung dilarikan ke RSUD Indramayu.

Ketua RT 19 di Blok Nagrak, Solahudin, menjelaskan, sapuan angin itu menyebabkan empat rumah ambruk dan empat warga terluka. Selain itu, musibah tersebut juga merusak puluhan rumah lainnya. "Namun jumlah pasti rumah yang rusak, sedang kami data," ujar Solahudin.

Solahudin menyebutkan, empat warganya yang terluka adalah Lami (53), Danto (19), Puput (4 tahun) dan Uut Tasim (35). Mereka semua menderita luka akibat tertimpa reruntuhan rumah yang ambruk. Sementara itu, sesaat setelah bencana terjadi, Camat Lelea, Ali Sukmajaya, bersama unsur Muspika dan Satkorlak PBP, langsung meninjau ke lokasi. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan yang diberikan. lilis sh/pur
»»  read more

Pulau Biawak Indramayu

pulau-biawak-300x187-150x150Indramayu – Berbeda dengan kawasan selatan, wilayah laut utara Jawa tak identik dengan wisata. Kalaupun ada titik–titik yang dijadikan tempat wisata, pemandangan yang ditawarkan tetap tak seindah kawasan laut selatan.


Seperti itu juga kondisi wisata laut di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Pesisir Indramayu tidak memberikan tawaran serupa pantai di Kabupaten Sukabumi atau Garut yang sama–sama termasuk wilayah Jawa Barat. Bahkan, pesisir sering kali merupakan daerah kantong–kantong kemiskinan yang ditandai dengan rumah–rumah dan lingkungan yang kumuh.

Namun, kunjungilah Pulau Biawak. Pesona alam merupakan anugerah Tuhan bagi pulau yang berjarak sekitar 40 kilometer dari pantai utara Indramayu ini. Airnya bening dan pasirnya putih seperti kebanyakan pantai di kawasan selatan. Daratan seluas 120 hektar ini juga kaya dengan tanaman bakau yang hijau dan rapat dipandang dari ketinggian.

Sedikitnya ada dua nama lain yang lazim digunakan untuk menyebut Pulau Biawak, yakni Pulau Rakit dan Pulau Menyawak. Karena itu, Anda tak perlu berdebat ketika orang menyebut nama selain Pulau Biawak. Petugas menara suar yang tinggal di sana, Slamet Riyanto, mengatakan, sebelumnya ada lagi sebutan untuk Pulau Biawak, yakni Pulau Bompyis, yang merupakan nama warisan penjajah Belanda. “Kalau tidak salah, nama Pulau Rakit diubah menjadi Pulau Biawak pada tahun 1980–an,” kata Slamet yang bertugas di sana bersama seorang temannya.

Tulisan nama Bompyis masih tersisa pada papan di ruangan genset—alat yang bisa menghasilkan listrik. Genset itu digunakan untuk penerangan permukiman petugas dan, terutama, untuk menyalakan lampu suar. Lampu penunjuk arah bagi para pelaut itu terletak pada menara setinggi 65 meter. Bangunan tersebut juga merupakan “warisan” Belanda, yakni dibangun pada tahun 1872. Di bagian dalam menara, yang berbentuk silinder, terdapat tangga memutar dengan keseluruhan anak tangga berjumlah 240. Butuh keberanian untuk menaiki tangga tersebut. Namun, jika berhasil mengalahkan rasa takut dalam diri Anda, di puncak menara Anda akan menemukan pemandangan hutan bakau dan laut yang memesona.

Sesuai dengan namanya, pulau ini merupakan habitat biawak (Varanus salvator). Konon reptilia itu sudah ada sejak pulau tersebut didatangi manusia pada lebih dari satu abad yang lalu. Belum ada penghitungan yang memberikan data pasti tentang jumlah binatang itu. Namun, jumlahnya diperkirakan mencapai ratusan ekor. Mereka hidup di rawa–rawa dan semak–semak hutan bakau yang keberadaannya mendominasi daratan itu.

Biawak–biawak tersebut tidak jinak. Namun, “mereka tidak menyerang kalau tidak kita ganggu,” kata Dulrokhim (61), nelayan Indramayu yang tengah berada di sana. Dulrokhim menambahkan, biawak biasanya juga mampir ke kawasan rumah penjaga menara suar, terutama saat ada nelayan yang singgah membawa ikan. “Mungkin bau amis ikan itu yang mengundang mereka datang,” kata Dulrokhim. Meski tidak jinak, lanjutnya, ada beberapa biawak yang tak segera lari kalau didekati. “Mungkin sudah terbiasa. Jadi, tidak takut lagi terhadap manusia,” kata Dulrokhim lagi.

Saat kunjungan Kompas awal November lalu, ada beberapa biawak yang keluar dari kerimbunan hutan bakau. Seekor di antaranya bahkan cukup besar, panjangnya sekitar 1,5 meter. Tubuhnya dibalut kulit warna coklat kehitaman dan dipenuhi bintik–bintik kuning. Menurut Dulrokhim, hanya biawak jenis itu yang sering ia jumpai.

Namun, tak hanya biawak yang merupakan kekayaan fauna lingkungan Pulau Biawak. Banyak juga burung yang melintasi angkasa pulau tersebut, antara lain cangak laut (Ardea sumatrana), trinil pantai (Bubulcus ibis), dan burung udang biru (Alcedo Caerulenscens).

Lautnya yang bening juga merupakan surga bagi ratusan jenis biota laut dengan bentuk dan warna yang indah. Kondisi terumbu karang pada kedalaman tiga meter masih cukup bagus. Berdasarkan data di Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, terdapat 95 jenis ikan yang mewakili 30 famili, antara lain ikan zebra (Dendrichirus zebra), kupu–kupu (Chaetodon chrysurus), dan merakan (Pterois valiteus). Dengan menyelam, ikan–ikan cantik itu dapat dilihat mulai dari kedalaman lebih kurang satu meter.

Sayangnya, pada tahun 2004 keindahan ini pernah tercemar oleh lapisan minyak mentah. Tidak diketahui dari mana asal minyak mentah tersebut. Diduga, bahan pencemar itu berasal dari kapal tanker yang sering melintasi kawasan perairan Indramayu. “Waktu itu, terumbu karang banyak yang mati,” kata Kepala Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Indramayu Koko Sudeswara. [Kompas,Liburan.info]
»»  read more

Water Park Bojongsari Indramayu Diresmikan

4609_103359454107_601589107_2686792_3804718_n-300x199Indramayu – Penantian masyarakat Indramayu untuk bisa menikmati objek wisata Water Park Bojongsari akhirnya terlaksana pada hari Jum’at (23/10), setelah objek wisata tersebut secara resmi dibuka langsung oleh Bupati Indramayu DR. H. Irianto M.S. Syafiuddin. Pembukaan objek wisata tersebut mendapat perhatian yang cukup besar dari masyarakat Indramayu apalagi pembukaannya sempat tertunda karena berbagai hal.

Sejak pagi masyarakat Indramayu sudah memenuhi tempat tersebut, padahal pembukannya baru dilakukan pada pukul 15.00 Wib, dan begitu pintu dibuka masyarakat yang sudah tidak sabar langsung menyerbu masuk dan langsung berenang ke berbagai jenis kolam yang sudah tersedia.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Indramayu Drs. Apriyanto dalam paparannya mengungkapkan, objek wisata Water Park ini berdiri dilahan seluas 15 hektar dan berada di dua kecamatan yakni Indramayu dan Sindang. Dalam tahap pembangunannya dimulai sejak tahun 2006 yang lalu diawali dengan pengadaan tanah yang mencapai 8,8 miliar, selanjutnya tahun 2007 dikucurkan dana sebesar 5,4 miliar, 2008 sebesar 2,6 miliar .

Dengan adanya objek wisata ini, lanjut Apriyanto diharapkan akan terjadinya Waterpark-BSI-150x150pergerakan ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitarnya dan juga terciptanya lapangan kerja yang bisa mempekerjakan masyarakat sekitar objek wisata itu. Dismping itu, pemasukan dari tiket bisa menghasilkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar.

Sementara itu Bupati Indramayu DR. H. Irianto M.S. Syafiuddin dalam sambutan pembukaanya mengatakan, keberadaan objek wisata ini sangat strategis karena memanfaatkan fungsi dari waduk Bojongsari yang bukan hanya dijadikan sebagai sarana olahraga dayung semata, namun juga bisa dimanfaatkan untuk kepentingan yang lain.

Diareal ini, lanjut bupati, nantinya juga akan dibangun berbagai fasilitas penunjang yang diharapkan menarik minat pengunjung diantaranya areal outbond, rumah Iptek, dan fasilitas lainnya. Dan bagi masyarakat Indramayu diharapkan pula bisa menjaga dan memlihara objek wisata ini, serta bisa mempromosikannya kedaerah lain. (den’s)indramayupost
»»  read more
 

Recent Post

Pendukung

Powered By Blogger

Iklan

Status Rank

Iklan